Yomo23setiawan's Blog

Just another WordPress.com site

pengaruh pakan fermentasi

Tinggalkan komentar


Pengaruh Pakan Fermentasi Terhadap Pertumbuhan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus L.)
Mahasiswa : Rifan Sidhi
Skripsi (2009), Program Studi Sarjana Biologi SITH, email : rifan_sidhi@yahoo.ca
Pembimbing : Dr. Pingkan Aditiawati
SITH-ITB, email : pingkan@sith.itb.ac.id
Gelar : Sarjana Sains (S.Si), Wisuda April 2009
Abstrak
Penelitian tentang penggunaan pakan fermentasi terhadap pertumbuhan ikan lele (Clarias gariepinus L.) telah dilakukan. Pakan yang digunakan terdiri dari lima jenis pakan yang disebut Pakan I, II, III, IV, dan V. Pakan I menggunakan mikroba S. cerevisiae dalam fermentasi daun nimba, daun talas, dan rumput mutiara. Pakan II menggunakan A. niger dalam fermentasi tepung dedak, L. acidophilus dalam fermentasi tepung jagung, serta fermentasi tepung ikan dengan menggunakan Z. rouxii, B. subtilis, L. plantarum, dan R. rubra. Pakan III merupakan pakan yang memiliki komposisi sama dengan Pakan I namun tanpa penambahan inokulum mikroba. Pakan IV merupakan pakan dengan komposisi sama dengan Pakan II namun tanpa penambahan inokulum pada setiap komponennya. Pakan V merupakan pakan komersil. Fermentasi dilakukan selama tiga hari pada kondisi suhu ruang dan penggunaan starter 10 % b/v inokulum, pada umur optimum. Keseluruhan kultur mikroba diperoleh dari koleksi Laboratorium Mikrobiologi SITH ITB. Pengujian proksimat dilakukan pada masing-masing pakan. Pakan dengan perlakuan fermentasi memiliki kandungan protein yang lebih besar dibandingkan dengan pakan non-fermentasi, pakan I sebesar 28,08 %; pakan II 16,31 %; pakan III 27,10 %; dan pakan IV 12,60 %. Kandungan protein tertinggi ditunjukkan oleh pakan V yaitu sebesar 31%. Pengujian pakan dilakukan terhadap ikan lele dumbo (C. gariepinus) berumur 30 hari dengan berat awal rata-rata 0,5023 ± 0,006 g. Pengujian pakan dilakukan terhadap tujuh ekor ikan lele selama dua minggu dalam akuarium berisi 7 liter air bersih dengan laju aerasi 2 L/menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa performa pakan terbaik ditunjukkan oleh pakan V dengan berat akhir rata-rata ikan lele sebesar 0,7483 ± 0,144 g. Perlakuan fermentasi pada pakan I dan II memberikan hasil positif bila dibandingkan dengan pakan non-fermentasi. Berat akhir rata-rata ikan lele pada penggunaan pakan I, II, III, dan IV berturut-turut adalah 0,6119 ± 0,151 g; 0,6089 ± 0,167 g; 0,5513 ± 0,106; dan 0,5593 ± 0,109. Nilai konversi pakan (FCR) yang dihasilkan masih sangat tinggi, nilai FCR pakan I, II, III, IV, dan V berturut turut adalah 3,887:1; 4,232:1; 7,340:1; 7,879:1; dan 2,275:1. Keseluruhan faktor fisika-kimia yang terukur selama pengujian, masih berada pada kisaran optimum/toleransi dari ikan lele.
Suhu air berkisar pada 23,5 – 24,9 0C; DO 6,4 – 8,5 mg/L; pH 7,8 – 8,2; amonium 0,1075 – 0,1086 ppm; nitrit 0,0656 – 0,0669 ppm, dan nitrat 0,1723 – 0,2625 ppm. Faktor lingkungan tersebut mendukung pertumbuhan optimal ikan lele dumbo. Penelitian ini menunjukkan bahwa pakan fermentasi yang digunakan memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus L.).
Kata kunci : Pakan Fermentasi, ikan lele dumbo, Clarias gariepinus L.(Clarias gariepinus L.)
Mahasiswa : Rifan Sidhi
Skripsi (2009), Program Studi Sarjana Biologi SITH, email : rifan_sidhi@yahoo.ca
Pembimbing : Dr. Pingkan Aditiawati
SITH-ITB, email : pingkan@sith.itb.ac.id
Gelar : Sarjana Sains (S.Si), Wisuda April 2009
Abstrak
Penelitian tentang penggunaan pakan fermentasi terhadap pertumbuhan ikan lele (Clarias gariepinus L.) telah dilakukan. Pakan yang digunakan terdiri dari lima jenis pakan yang disebut Pakan I, II, III, IV, dan V. Pakan I menggunakan mikroba S. cerevisiae dalam fermentasi daun nimba, daun talas, dan rumput mutiara. Pakan II menggunakan A. niger dalam fermentasi tepung dedak, L. acidophilus dalam fermentasi tepung jagung, serta fermentasi tepung ikan dengan menggunakan Z. rouxii, B. subtilis, L. plantarum, dan R. rubra. Pakan III merupakan pakan yang memiliki komposisi sama dengan Pakan I namun tanpa penambahan inokulum mikroba. Pakan IV merupakan pakan dengan komposisi sama dengan Pakan II namun tanpa penambahan inokulum pada setiap komponennya. Pakan V merupakan pakan komersil. Fermentasi dilakukan selama tiga hari pada kondisi suhu ruang dan penggunaan starter 10 % b/v inokulum, pada umur optimum. Keseluruhan kultur mikroba diperoleh dari koleksi Laboratorium Mikrobiologi SITH ITB. Pengujian proksimat dilakukan pada masing-masing pakan. Pakan dengan perlakuan fermentasi memiliki kandungan protein yang lebih besar dibandingkan dengan pakan non-fermentasi, pakan I sebesar 28,08 %; pakan II 16,31 %; pakan III 27,10 %; dan pakan IV 12,60 %. Kandungan protein tertinggi ditunjukkan oleh pakan V yaitu sebesar 31%. Pengujian pakan dilakukan terhadap ikan lele dumbo (C. gariepinus) berumur 30 hari dengan berat awal rata-rata 0,5023 ± 0,006 g. Pengujian pakan dilakukan terhadap tujuh ekor ikan lele selama dua minggu dalam akuarium berisi 7 liter air bersih dengan laju aerasi 2 L/menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa performa pakan terbaik ditunjukkan oleh pakan V dengan berat akhir rata-rata ikan lele sebesar 0,7483 ± 0,144 g. Perlakuan fermentasi pada pakan I dan II memberikan hasil positif bila dibandingkan dengan pakan non-fermentasi. Berat akhir rata-rata ikan lele pada penggunaan pakan I, II, III, dan IV berturut-turut adalah 0,6119 ± 0,151 g; 0,6089 ± 0,167 g; 0,5513 ± 0,106; dan 0,5593 ± 0,109. Nilai konversi pakan (FCR) yang dihasilkan masih sangat tinggi, nilai FCR pakan I, II, III, IV, dan V berturut turut adalah 3,887:1; 4,232:1; 7,340:1; 7,879:1; dan 2,275:1. Keseluruhan faktor fisika-kimia yang terukur selama pengujian, masih berada pada kisaran optimum/toleransi dari ikan lele.
Suhu air berkisar pada 23,5 – 24,9 0C; DO 6,4 – 8,5 mg/L; pH 7,8 – 8,2; amonium 0,1075 – 0,1086 ppm; nitrit 0,0656 – 0,0669 ppm, dan nitrat 0,1723 – 0,2625 ppm. Faktor lingkungan tersebut mendukung pertumbuhan optimal ikan lele dumbo. Penelitian ini menunjukkan bahwa pakan fermentasi yang digunakan memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus L.).
Kata kunci : Pakan Fermentasi, ikan lele dumbo, Clarias gariepinus L.

About these ads

Penulis: yomo23setiawan

berjalan dan menjalani segala ketentuan yg ditakdirkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.