Yomo23setiawan's Blog

Just another WordPress.com site

SUPLEMEN LELE http://mastekop.blogspot.com/2011/06/kang-lele-lelono-2.html#!/2011/06/kang-lele-lelono-2.html

Tinggalkan komentar


SUPLEMEN LELE
Saya pernah cerita pada teman, kalau lelepun harus pake jamu. Ternyata saya ditertawain. Lha wong lele kok dijamonin, kayak orang saja. Kalau saya berpendapat sederhana, binatangpun kan mahluk hidup seperti manusia. Saya gak tahu detilnya, apa perbedaan mendasar organ manusia dan binatang. Kalau manusia diberi jamu bisa tambah kuat, maka mestinya binatangpun kalau diberi jamu ya ada persamaannya dengan manusia, kalau sakit ya sembuh, kalau lemah ya jadi kuat, kalau sehat ya tambah sehat.

Dengan berdasarkan teori atau asumsi tersebut saya mencoba membuat jejamuan buat ternak saya, yang saat ini berupa lele. Jamu ini saya peroleh dari beberapa sumber, ada yang dari buku ternak belut, ada yang dari pak Januar teman yang pernah mampir ke rumah dan belajar kascing dari saya. Ada juga ramuan saya sendiri.

Nah yang ini resep dari p Januar, menurut info per sms dari beliau resep ini untuk ternak. Detilnya untuk ternak apa, saya tidak dapat informasi. Saya coba diterapkan di ayam, di Jombang, ayam potong. Saudara di Jombang mencoba menggunakannya, baru taraf mencoba membuat ramuannya.

Resepnya sebagai berikut :

Bahan :

Bawang Putih

:

0.5 kg

Kencur

:

0.5 kg

Jahe

:

0.5 kg

Kunyit

:

0.5 kg

Laos

:

0.5 kg

Daun Sirih

:

30-50 Lembar

Gula

:

1 Liter

EM-4

:

1 Liter

Air

:

37 Liter

Difermentasikan

:

4-7 Hari

Cara Pakai

:

10 ml larutan terfermentasi dicampur dengan 1 Liter air

Nah cara membuatnya (ini dari saya, karena informasi dari p Januar tidak ada sedetil ini). Saya mencoba menjabarkannya :

CARA-1 :

1. Bawang Putih, Kencur, Jahe, Kunyit dan Laos di parut.

2. Daun sirih bisa di bebek, atau diuleg (bs Jawa ya) supaya atau dipotong-potong tipis-tipis.

3. Bahan parutan tadi dimasukkan wadah yang beukuran 40 Liter, kalau adanya tong plastic 20 Liter maka, bahan dibagi 2 sama berat, lalu dimasukkan masing-masing ke wadah.

4. Masukkan Gula aduk merata.

5. Masukkan EM-4 aduk merata.

6. Masukkan air, dan aduk merata.

7. Tutup wadah tersebut, dan biarkan 4-7 hari. Mestinya akan muncul bau harum seperti tape. Artinya fermentasi sudah jadi.

CARA-2.

Kita tidak harus membuat sebanyak itu, tetapi cukup 1/10-nya saja.

Maka Bahannya :

– Jahe, Kencur, Kunyit, Laos dan Bawang putih, masing-2 50 gram

– Daun sirih 3-4 lembar

– Gula 100 mi

– EM-4 100 ml

– Air 8 Liter

– Caranya seperti pada CARA-1 atau :

o Jahe, Kencur, Kunyit Laos dan Bawang Potih diparut.

o Panaskan air 5 Liter sampai mendidih, lalu masukkan parutan empon-2 dan daun sirih. Biarkan mendidih dengan api kecil selama 15-30 menit. Lau matikan api dan dinginkan air sampai mendidih.

o Sambil mendidihkan api buat larutan gula dengan memasukkan gula pada sisa air 3 Liter.

o Lalu masukkan Em-4 pada larutan gula supaya aktif.

o Kalau larutan empon-2 yang digodog sudah dingin, masukkan ke wadah yang sukup untuk 10 liter. Tambahkan dengan larutan EM-4.

o Tutup wadah tersebut, dan biarkan proses dalam kondisi tertutup selama 3-7 hari. Setiap 2 hari sekali nuka pelan-2 tutup wadah tersebut.

o Kalau sudah bau tape maka fermentasi telah jadi.

– Penggunaannya 10 ml dicampur dengan 1 Liter air, kalau kurang jos ya 10 ml dicampur dengan 600 cc air saja.

Nah SUPLEMENT yang ini saya ambil dari buku Pembesaran Belut dalam Tong & Kolam Terpal, tulisan Drs Ruslan Roy MM dan Bagus Harianto. Resep suplemennya sebagai berikut :

Bahan 1 :

– Jahe, kunir, kencur, Lengkuas, bawang putih, masing-2 50 gram

– Temulawak 150 gram

– Daun sirih 8 lembar

Bahan 2 :

– EM-4 5 tutup botol

– Molase 1 gelas (campuran gula 2 sdm dan 250 ml air)

– Air bersih 1 Liter

Cara membuatnya :

– Haluskan bahan 1 dengan menggunakan blender.

– Campur bahan 2 dalam suatu wadah dan berbeda, aduk hingga rata.

– Campur bahan 1 yang telah dihaluskan dengan bahan 2 dalam satu wadah dan aduk merata.

– Diamkan selama 4-6 hari

– Selama pembuatan suplemen, prosesnya harus dijaga, supaya tidak tersentuh tangan dan terkena air hujan, karena akan membusuk. Sehingga suplemen tidak bisa digunakan. Selama digunakan wadah harus tertutup.

Pemberian suplemen 4-5 hari sekali, untuk ukuran olam belut 5×5 meter, diberi suplemen 10 tutup botol akua dicampur dengan air 10 Liter.

Wah setelah diteliti, bedanya hanya suplemen belut ditambahkan temulawak, jika dibandingkan dengan resep p Januar. Sepertinya melangkapi saja.

Sementara saya hanya bikin dari 3 bahan saja, jahe, kencur dan kunir diparut, diperas airnya, ditambahi air sedikit, sampai perasan airnya habis. 1 sdm untuk 1m2 kolam.

Pakan lele saat ini merk Feng Li, saya campur dengan kombucha. He he he orang kalau minum kombucha menjadi fit dan tidak cepat lelah, nafsu makannya nambah. Apa sama ya reksinya pada lele, jangan-jangan dia menjadi cepat gedhe karena makannya banyak dan gak bisa tidur karena fit terus, akhirnya dia jalan-jalan terus diair …. He he he….

Bahan-bahan jamu :

Gb-01. Atas Jahe, Bwh Kencur/Cikur

Gb-02. Atas Kunir/Koneng, Bwh Temulawak

Gb-03. Bawang Putih

Gb-04. Daun Sirih

Gb-05. EM-4 versi Lain

Gb-06. Lengkuas/Laos/Laja

26 Mei 2011

Membuat SUPLEMENT BELUT buat LELE.

Resep yang disiapkan adalah resep untuk belut. Hanya saja karena jahe-kencur dan kunir menggunakan bekas minuman maka dosisnya di 2 kalikan, 300 gram untuk ketiganya (dari 50 gram masing-2 jika baru). EM-4 menggunakan versi yang ada, 40 ml, molase terdiri dari air 250 ml + 50 gram gula putih.

EM-4 versi lain dicampur kedalam molase dan dibiarkan kl 2 jam baru dituangkan ke wadah berisi campuran air dan empon-2.

Wadah suplemen disimpan di kamar mandi belakang, dianggap gelap, dan ditutup tapi masih ada udara yang bisa keluar masuk. Ditunggu 6 hari mendatang untuk dicek dan kemungkinan bisa mulai digunakan. Diperkirakan tanggal 2 Juni diperiksa.

Alhamdulillah diingetin sama Allah untuk mencek sekali lagi resepnya. Rupanya Lemgkuas/Laosnya ketinggalan. Karena bahannya sudah lama, semingguan di kulkas, susah juga marut lengkuas itu. Olah raga dikit ah. Parutan Laos dicemplungin belakangan.

30 Mei 2011

Informasi dari kakak yang memanfaatkan resep-resep ini untuk campuran minuman ayam, katanya tingkat kematiannya rendah. Saya masih menunggu informasi lebih lanjut, apakah obat-obatan yang sebelumnya digunakan masih dipakai apa dikurangi. Feeling saya obat-obatan masih 100% dipakai. Artinya menambah kekebalan tubuh ayam dari penyakit. Alhamdulillah. Dia sekarang akan membuat untuk ukuran 150 Liter untuk suplemen minuman ayamnya yang telah berumur 20 hari menuju 25 hari.

Penulis: yomo23setiawan

berjalan dan menjalani segala ketentuan yg ditakdirkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s